Trend sinetron memang sudah lama mengakar di Indonesia. Bukan baru-baru saja, sinetron bahkan sudah ada hampir puluhan tahun yang lalu. Buktinya saja banyak artis-artis senior yang masih menghiasi layar kaca kita.
Sekaramg-sekarang ini, hampir bisa dipastikan setengah dari acara televisi adalah sinetron. Bukan menjadi hiburan lagi, malah bisa menjadi suatu keharusan, jadwal khusus, sinetron’s time bagi penikmatnya. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, dan lansia pun turut serta menjadi penonton setia.
Banyaknya penonton dan pencinta sinetron, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk membawa pengaruh baik. Membawa dan mengirim hal-hal positif. Continue reading Positif atau Negatif Dari Sinetron ?
Kalo ingat atau minimal dengar coklat monggo pasti langsung ingat dengan jogja. Sering banget saya lihat kalau ada temen yang kos di jogja mau balik ke jakarta pasti bilang “gw bawa coklat monggo ni”. Saya pas baca langsung ketawa hahahahah…
Anyway, masih nyambung dan masih ngomongin soal coklat monggo,baca juga coklat monggo di GilaJalan. jadi coklat ini asalnya dari kota jogja. Mungkin karena orang jogja suka ngomong “monggo” jadi buat nama coklat nya coklat monggo
Continue reading Chocolate Monggo ada di jakarta lohh…
Entah kenapa jadi nyasar-nyasar ke nasi goreng spesial. Tapi memang kenyataan memang demikian, nasi goreng itu, nasi goreng lagi
. Maksud saya kata spesial itu punya arti sendiri dan punya selling power yang sangat besar untuk konsumen, khususnya konsumen di Indonesia.
Kita ambil contoh nasi goreng, kemungkinan besar kalau penjual nasi goreng mempunya menu dan ada menu nasi goreng spesial pasti kita akan tanya dulu, “ apa bedanya yang spesial sama yang biasa?” dan akan dijawab “bedanya ada ayamnya, udang, ati ampela”. Dan secara tidak sadar kita akan beli menu tersebut, biarpun bedanya sedikit tetapi dengan harga yang jauh lebih mahal. Continue reading Nasi Goreng Spesial dan Bisnis Indonesia
Recent Comment